Cara Agar Kulit Halus, Cantik, Dan Sehat

Memiliki kulit halus dan sehat adalah impian bagi banyak wanita. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk perawatan kulit, pilihan gaya hidup dapat membantu menunda proses penuaan dini kulit dan mencegah berbagai masalah kulit. Berikut adalah beberapa cara agar kulit Anda halus, cantik, dan sehat.

Dapatkan Antioksidan
Manfaat Antioksidan terbukti sangat penting sebagai pencegahan penuaan dalam perawatan kulit, pilih produk yang mengandung antioksidan kompleks, seperti teh hijau, vitamin C, dan CoQ10.

jerawat2Perlakukan Kulit Seperti Sahabat Baik
Jadi sahabat baik untuk kulit Anda, ini berarti jangan memencet jerawat. Anda bisa merusak kulit, menimbulkan bekas dan lebih banyak jerawat.

Gunakan Sunglasses
Sunglasses itu wajib untuk melindungi mata dan kulit di sekitarnya dari penuaan dini, garis-garis halus, dan kerut. Kacamata retro ukuran besar sedang tren. Manfaatkan untuk memberikan perlindungan yang lebih penuh sambil tampil trendi.

Eksfoliasi
Eksfoliasi mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit, membuat kulit kusam. Eksfoliasi menyingkap sel-sel kulit segar di bawahnya, meratakan permukaan kulit dan membuat kulit bersinar Indah. Coba campur maizena dengan air hangat. Ramuan dari bahan alamiah buatan sendiri ini dapat berperan sebagai scrub. Gunakan 2 kali seminggu.

Angkat Dengan Eksfoliasi Zat Kimia
Lakukan eksfoliasi dengan produk alpha hydroxy acid (AHA) atau beta hydroxy acid (BHA) yang diformulasikan secara baik. Anda tak perlu keduanya. AHA secara umum paling baik untuk kulit kering, kulit rusak karena sinar matahari, sementara BHA paling baik untuk kulit rentan jerawat dan blackhead. Hasilnya, Anda akan melihat kulit yang lebih halus, kulit lebih kencang, dan lebih sedikit kerut.

Lakukan Seluruh Perawatan Dasar
Lakukan perawatan kulit yang terdiri dari pembersih, pelembab, dan sunsceen, ditambah antioksidan (vitamin A, C, E) di malam hari.

Dengan melakukan keenam hal di atas secara rutin, Anda akan membuat kulit wajah Anda halus, sehat, dan bersih seperti dambaan setiap wanita.

Minum Kecukupan Air Putih
Pastikan Anda minum cukup air putih, atau Andapun bisa minum air kelapa yang menyegarkan. Air kelapa membuat Anda terhidrasi secara alamiah. Dehidrasi menyebabkan inflamasi dan penuaan. Hindari Energy Drink dan Soda.

Angkat Kotoran Dan Sel-Sel Mati
Polutan bukan hanya kotor, tapa dapat menyumbat pori dan menghambat sel-sel kulit yang lebih muda bersinar. Pertahankan keindahan kulit dengan pembersihan yang baik setiap hari.

sumber: Aura 10/XIV

HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan

Sering kita baca, selama kehamilan sebaiknya tidak menggunakan kosmetik. Padahal… asalkan tahu mana kosmetik yang aman dan mana berbahaya, menggunakan kosmetik selama kehamilan menjadi menyenangkan:-)

Jerawat, seringkali muncul pada saat kehamilan. Hal ini sangat wajar, karena selama kehamilan terjadi perubahan hormon. Selalu konsultasikan obat jerawat yang Anda gunakan dengan dokter Anda. Atau jika Anda ke dokter spesialis kulit, informasikan kehamilan Anda.

Umumnya, selama kehamilan penggunaan obat jerawat yang berbasis Retinol atau Retinoid harus dihindari. Apa sebabnya?

Silahkan baca kutipan artikel di bawah ini! Continue reading “HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan”

Tips Mengecilkan Pori-Pori Wajah

Kulit berminyak seringkali identik dengan pori-pori besar. Resep kecantikan berikut dapat Anda gunakan untuk mengecilkan pori-pori wajah Anda.

Ambil 2 sendok makan coklat bubuk, larutkan dengan sedikit air panas, hingga berbentuk pasta, biarkan dingin. Kemudian oleskan pada wajah yang telah dibersihkan dan diamkan selama 15menit. Bilas dengan air dingin.

Kulit Anda akan terasa lebih kenyal dan berkilau. Jika kulit Anda terasa kasar dan kering, larutkan cokelat bubuk dengan sedikit susu tawar.

HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan

Sering kita baca, selama kehamilan sebaiknya tidak menggunakan kosmetik. Padahal… asalkan tahu mana kosmetik yang aman dan mana berbahaya, menggunakan kosmetik selama kehamilan menjadi menyenangkan:-)

Jerawat, seringkali muncul pada saat kehamilan. Hal ini sangat wajar, karena selama kehamilan terjadi perubahan hormon. Selalu konsultasikan obat jerawat yang Anda gunakan dengan dokter Anda. Atau jika Anda ke dokter spesialis kulit, informasikan kehamilan Anda.

Umumnya, selama kehamilan penggunaan obat jerawat yang berbasis Retinol atau Retinoid harus dihindari. Apa sebabnya?

Silahkan baca kutipan artikel di bawah ini!


Ada dua penyebab utama mengapa wanita hamil harus membatasi penggunaan vitamin A. Pertama, kebiasaan mengkonsumsi hati (liver) secara rutin. Hati binatang mengandung banyak vitamin A (animal form), yang dikenal dengan nama Retinol. Kedua, penggunaan obat jerawat selama kehamilan. Beberapa obat jerawat mengandung Vitamin A sintetis.

Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan terjadi masalah dengan penggunaan retinol dosis tinggi (animal form) selama kehamilan. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh the New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi retinol dosis tinggi secara rutin meningkatkan kemungkinan memiliki bayi cacat. Ambang batas bahaya kelebihan dosis harian 10.000iu, meningkatkan kemungkinan 1 banding 57 memiliki bayi dengan cacat bawaan.

Yang menarik, penelitian ini didukung oleh fakta bahwa beta-carotene (plant form) adalah alternatif pengganti sumber Vitamin A. Jelas bahwa retinoid (animal form) dan bukan carotenoid (plant form) yang menyebabkan cacat bawaan. Beta-carotene dosis tinggi tidak meningkatkan jumlah Vitamin A dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan cacat pada janin.

sumber: www.marilynglenville.com


Jika Anda hamil atau sedang berusaha untuk hamil, hentikan konsumsi Asam Retionat (Retionic acid) untuk mengobati jerawat. Jika Anda terus mengkonsumsi obat yang mengandung Retionic Acid, bayi anda memiliki 35% kemungkinan mendapatkan cacat bawaan. Cukup sulit untuk menentukan kapan Anda hamil, tapi masa konsepsi biasanya terjadi 2minggu setelah hari pertama haid terakhir. Para ahli menyatakan bahwa Retionic Acid dapat berada dalam tubuh untuk waktu yang lebih lama, dapat menyebabkan kerusakan pada janin berminggu-minggu setelah ibu meminum obat.

sumber: www.babycenter.co.uk


Dikutip dan diterjemahkan bebas