Garam Mandi a.k.a Bath Salt


Bath salt menurut wikepedia adalah senyawa anorganik larut air yang ditambahkan ke dalam air untuk meningkatkan relaksasi fisik saat mandi. Tidak hanya itu beberapa senyawa yang digunakan juga dapat meningkatkan stamina danmeningkatkan penyerapan kosmetik. Bath salt (garam mandi) dibuat semirip mungkin dengan garam-mineral yang terkandung di sumber-sumber air panas alam.

Kegunaan garam mandi sangat bermacam-macam:
Mencegah kulit keriput akibat terlalu lama berendam dalam air
Melembutkan kulit yang keras, sehingga lebih mudah dieksfoliasi
Memberikan efek relaksasi

Biasanya satu genggam garam mandi dilarutkan dalam air mandi. Paling baik adalah jika Anda berendam menggunakan bath-tub. Namun jika tidak tersedia bath-tub, Anda dapat melarutkan garam mandi dalam bak mandi Anda dan digunakan untuk menyiram badan (walaupun efek yang Anda terima tidak akan semaksimal jika digunakan dengan berendam).

4 Langkah Ciptakan Kaki Indah

Posisinya memang di bawah tapi bukan berarti kaki boleh tidak dirawat.

TUMIT SEHAT TANPA PECAH-PECAH

Agar tumit mulus, lakukan serangkaian perawatan seminggu sekali. Paling baik, lakukan kala menjelang tidur:

• Siapkan air hangat yang ditambahkan garam mandi/garam laut. Cuci dulu kaki hingga bersih sebelum merendamnya dalam air hangat tersebut selama 10–15 menit. Selain akan mengangkat kulit-kulit kering, garam juga bermanfaat “mengusir” kelelahan pada kaki.

• Gosoklah bagian tumit yang pecah-pecah dengan alat khusus (bisa berupa batu apung atau penghalus kaki khusus yang dijual di toko kecantikan). Alat ini membantu mengelupaskan kulit-kulit kering pada tumit.

• Balurkan foot scrub gel secara merata pada telapak kaki. Lakukan pemijatan ringan di area itu sebagai upaya membuang sel-sel kulit mati. Bersihkan dengan kain basah lalu basuh hingga benar-benar bersih. Keringkan dengan handuk.

• Oleskan losion yang mengandung pelembap untuk menghaluskan dan melembapkan kaki. Sambil meratakan losion, lakukan kembali pemijatan agar peredaran darah tambah lancar. Bila perlu, gunakan losion yang mengandung mentol untuk memberikan rasa segar, terutama pada kaki yang lelah.

• Agar kelembapan tumit terjaga, kenakan kaus kaki lembut ketika Anda berangkat tidur. Niscaya, tumit terasa lebih lembut keesokan harinya.

PECAH TUNGKAI MULUS

Bulu-bulu kaki yang dirasa mengganggu penampilan bisa dihilangkan dengan berbagai trik. Yang paling sederhana bercukur menggunakan shaving cream serta silet khusus untuk wanita. Sebelum mengoleskan cream, bersihkan tungkai kaki dengan air hangat. Lantas oleskan shaving cream tebal-tebal (sampai semua bagian tungkai tertutupi) lalu cukur bulu kaki searah tumbuhnya bulu. Setelah usai, bersihkan kembali dengan air hangat dan oleskan losion untuk melembapkannya.Cara lain adalah waxing, yakni mengoleskan lilin khusus pada tungkai (yang ditumbuhi bulu kaki). Setelah lilin dingin, bulu-bulu kaki siap untuk dicabut. Cara ini akan membuat bulu-bulu kaki lebih lama tumbuh kembali karena tercabut sampai ke akarnya. Kerugiannya, waxing relatif lebih sakit dan lebih repot prosesnya.

PERHATIKAN SEPATU & KAUS KAKI

• Jagalah agar kaki selalu bersih. Pertahankan kuku tetap pendek. Kenakan kaus kaki dari bahan yang menye-rap keringat dan tidak panas (katun).

• Hindari pemakaian sepatu yang kurang tepat, terlalu tinggi, umpamanya. Sepatu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tumpuan kaki lebih banyak ke depan sehingga akan membebani kaki dan mengganggu aliran darah. Akibatnya akan lebih mudah terbentuk varises dan trauma kaki lain.

• Kalaupun harus sering menggunakan sepatu hak tinggi dan banyak berdiri, seringlah beristirahat dan menggerak-gerakkan kaki setiap 15 menit.

KAKI ”BEBAS” PEGAL

Kaki terasa pegal-pegal karena seharian beraktivitas? Solusinya mudah kok. Lakukan saja pemijatan yang berguna untuk mengusir lelah pada kaki sekaligus memelihara keindahan kaki. Dengan pijat, sirkulasi darah akan lebih lancar dan otot menjadi lebih relaks. Gerakan memijat yang umum adalah memukul-mukul lembut dengan kepalan tangan. Alternatif lain, ketuk-ketuk punggung kaki dengan ujung jemari. Untuk mengusir penat gunakan olive oil atau minyak cengkih ketika memijat. Jangan abaikan bagian paha. Bila memungkinkan mulailah dari bagian paha, kemudian baru turun ke arah tumit.

Uut/Berbagai sumber.

Tabloid Nakita

Perawatan Kuku

Melakukan perawatan manikur dan pedikur, ternyata bisa dilakukan para wanita saat luang di rumahnya. Artinya, kaum wanita bisa mendapatkan kuku jari tangan dan kaki hanya dalam perawatan 30 menit (sekali seminggu). Berikut ini adalah cara-caranya:

  1. Hapus nail-polish (kuteks) lama: Untuk menghilangkan bekas kuteks yang lama, ambil kapas beri aceton hingga basah dan diamkan selama sedetik diatas kuku. Jangan digosok-gosok! Cukup diusapkan saja untuk menghindari kutikula.
  2. Kuku di-file: Jika perlu kuku dipotong dulu. Gunakan emery board untuk mem-file kuku dari ujung luar sampai ke bagian tengah kuku, kemudian dari ujung lagi ke bagian tengah. Kuku jangan ”digergaji”!
  3. Rendam jari tangan dan kaki Anda: Gunakan air hangat dengan sabun, lemon juice atau minyak zaitun. Ini akan menghilangkan kotoran dan melembutkan kutikula. Keringkan. Kemudian bersihkan dengan sikat khusus.
  4. Dorong kutikula: Jangan pernah memotong kutikula, karena dapat menyebabkan infeksi.
  5. Pelembap: Aplikasikan krim tangan dan kaki kemudian gosokkan selama 5 menit. Keringkan dengan cara menepuk-nepuk handuk hangat. Ulangi langkah pertama untuk menghilangkan minyak dari kuku.
  6. Pakai nail-polish: Mulailah dari bagian tengah kuku, kemudian turun ke samping kiri atau kanan.
  7. Tunggu: Nail-polish biasanya akan kering dalam 90 detik, tetapi agar benar-benar kering (tanpa bekas) biarkan kering selama 15 menit. Cara mengeringkan dengan cara cepat: setelah 90 detik, masukkan kuku ke dalam wadah berisikan air dingin atau es.(pgbc/jjs).

sumber: sinarharapan

Perawatan Kaki

  • Guntinglah kuku karena kuku yang panjang akan patah dan menyebabkan luka pada bagian pangkal kuku.
  • Cuci kaki dengan sabun ketika kaki berkeringat untuk menghindari bau yang tidak sedap selain membersihkan kuman yang ada.
  • Jangan biarkan kaki basah, keringkanlah dengan handuk. Udara segar dan cahaya matahari juga dibutuhkan oleh kaki kita.
  • Tidak ada salahnya menaburkan bedak antijamur khususnya di antara sela-sela jari untuk mencegah kulit yang lembab dan pengelupasan.
  • Sekali-sekali memanjakan kaki dengan memijatnya merupakan tindakan yang cukup bijaksana. Apalagi setelah berjalan jauh, tentu kaki cenderung akan melebar, tegang dan melelahkan tulang bahkan persendian dan otot.
  • Kalau ingin mengenakan kaos kaki, sesuaikanlah dengan musim yang ada. Kalau dingin maka tidak ada salahnya memakai yang cukup tebal. Tapi kalau panas, pakailah yang tipis seperti stoking misalnya.

sumber: sinarHarapan

Maksimalkan perawatan tubuh kala mandi

Setiap orang, terutama di negar beriklim tropis seperti Indonesia, mandi setiap hari (minimal 2kali sehari). Jika dimanfaatkan dengan tepat, waktu mandi merupakan kesempatan melakukan terapi kecantikan.

Jadi mandi bukan hanya bermanfaat untuk kebersihan tubuh, tapi juga untuk perawatan.

  • Pagi hari. Mandi dengan air dingin akan menutup pori-pori tubuh dan akan membantu Anda menghilangkan kemalasan yang masih menyertai.
  • Ketika keran menyala, buka baju dan ikat rambut Anda. Bersihkan make-up dengan susu pembersih
  • Bersihkan hidung Anda dengan tissue atau kain basah.
  • Masuk dalam bath tub (jika ada), atau nikmati air yang membasahi sekujur tubuh selama beberapa menit.
  • Usap bagian atas tubuh dengan sabun. Gosok seluruh bagian, kecuali payudara menggunakan exfoliating mitt.
  • Beri perhatian leher Anda, bersihkan dengan exfoliating mitt.
  • Beri pijatan ringan dengan gerakan memutar pada tangan, siku, dan bahu. Gunakan exfoliating mitt untuk membersihkan kaki, tumit dan pergelangan kaki.
  • Gunakan sikat punggung untuk membersihkan seluruh bagian belakang tubuh Anda.
  • Gunakan anti-perspirant pada ketiak
  • Nikmati beberapa saat sebelum keluar dari bath tub atau mengguyur tubuh Anda
  • Keringkan tubuh Anda
  • Taburkan bedak pada ketiak dan kaki
  • Balurkan body lotion di bagian tubuh yang lain
  • Jangan lupa untuk membersihkan pusar Anda
  • Jika memungkinkan gunakan baju/jubah mandi selama beberapa saat, agar body lotion dapat menyerap sempurna
  • Air hangat-hangat kuku sangat baik untu mandi. Air yan terlampau panas akan merusak kelembaban tubuh
  • Jangan terlalu irit dalam penggunaan air saat mandi:-)
  • Jika memungkinkan selalu gunakan satu rangkaian produk mulai dari sabun hingga body lotion agar aroma wewangian yang Anda gunakan maksimal
  • Pastikan! Tidak ada sabun yang menempel lagipada tubuh Anda, saat Anda mengeringkan badan.
  • Handuk yang digunakan harus bersih, lembut, dan tebal.
  • Keringkan tubuh dengan menepuk bagian tubuh dan diusap perlahan
  • Jangan mengusapkan handuk pada waah, leher, dagu, dan perut atau kerutan akan lebih cepat muncul.
  • Nikmati kesegeran tubuh sebelum memulai aktivitas

Batasi Pemakaian Sepatu Hak Tinggi

Kesehatan kaki seringkali diabaikan, bahkan dilupakan. Padahal, perawatan kaki sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan, juga bagi aktivitas Anda.

Seiring kemajuan zaman, peran perempuan di dunia karier pun semakin besar. Aktivitas mereka semakin meningkat. Selain ke kantor, mereka juga masih tetap menjadi ibu bagi anak-anak dan istri bagi suami mereka. Aktivitas berarti gerak. Itu artinya, kaki mereka pun semakin panjang melangkah dan semakin lama menahan tubuh. Oleh karena itu, meski tampaknya sepele, perawatan kaki sungguh sangat penting. Perempuan harus benar-benar merawat kaki mereka supaya bisa terhindar dari masalah kaki.

Yang perlu juga diperhatikan adalah wanita lanjut usia. Mereka memiliki lebih banyak masalah dengan kakinya dibanding wanita yang berusia lebih muda. Alasan sederhananya adalah, lapisan lemak yang ada di telapak kaki cenderung berkurang seiring bertambahnya usia.

Salah satu kiat mengurangi masalah pada kaki adalah dengan menggunakan alas kaki yang tepat. Misalnya, sepatu yang memiliki konstruksi yang baik, yang memiliki bantalan dan bagian penutup lembut sesuai bentuk kaki. Wanita usia lanjut juga butuh alas kaki kulit yang dapat “bernapas” dan mengurangi kemungkinan terjadinya iritasi kulit kaki. Sol sepatu juga sebaiknya dipilih yang berbahan ringan dengan fleksibilitas yang cukup, juga yang tidak licin.
Sepatu sol rendah jauh lebih stabil, mampu melindungi kaki, serta lebih nyaman.

Nah, apa lagi yang sebaiknya Anda ketahui tentang perawatan kaki?

1. HINDARI HAK TINGGI
Salah satu yang ikut berperan dalam aktivitas seorang wanita adalah sepatu. Pemakaian sepatu ber-hak tinggi (biasanya di atas 2 cm) merupakan salah satu contoh bagaimana wanita justru mengundang masalah pada kakinya sendiri. Dokter spesialis podiatric (ilmu tentang kesehatan kaki) biasanya tidak merekomendasikan pemakaian sepatu ini, karena memang tidak sehat.

Sepatu ber-hak tinggi akan mengundang masalah pada lutut dan punggung, berisiko mengakibatkan cidera akibat terjatuh, memperpendek otot betis, dan membuat cara berjalan pemakainya menjadi kurang nyaman atau canggung. Juga, mengakibatkan perubahan yang membuat fungsi kaki berkurang. Sebagian besar wanita pun mengakui bahwa pemakaian sepatu ber-hak tinggi menyebabkan sakit di kaki mereka. Namun, mereka terpaksa bertoleransi demi kelihatan lebih tinggi, gaya, dan lebih profesional. Pada sebuah jajak pendapat, 37 persen wanita yang menjadi responden mengaku akan tetap memakai hak tinggi, sekalipun mereka merasa tak nyaman.

Baiklah, jika Anda memang ngotot memakai sepatu ber-hak tinggi. Ada cara untuk mengurangi dampaknya, yakni dengan membatasi waktu pemakaian, dan menggantinya dengan sepatu ber-hak rendah atau sandal, misalnya. Cara lain adalah dengan memilih sepatu yang berkualitas baik.

Alas kaki yang sangat ketat juga akan semakin menambah parah dampak yang timbul. Kuncinya adalah menggunakan sepatu yang tepat untuk setiap kegiatan. Di rumah misalnya, Anda tentu tak perlu menggunakan sepatu ber-hak tinggi. Cukup dengan sandal rumah.

Sepatu yang baik bagi perempuan, dari sisi medis, adalah sepatu bertali, dengan sol lebih lebar dan tinggi hak tak lebih dari satu setengah cm.

2. STOKING BIKIN IRITASI
Penggunaan stoking dari bahan nilon juga mengundang masalah. Nilon akan menghambat “pernapasan” kaki, dan panas yang ditimbulkannya akan menimbulkan keringat yang berlebih. Akibatnya, kaki pun akan lembab dan hangat, lingkungan bagi berkembang-biaknya jamur penyebab infeksi. Oleh karena itu, ada baiknya menghindari pemakaian stoking terus-menerus. Atau, kalau pun harus menggunakannya, gunakan sesuai kebutuhan.

Stoking dari bahan yang tak bagus juga bisa menimbulkan masalah, pasalnya tarikan yang dilakukan saat memakainya akan mengubah perkembangan normal kaki pada saat berjalan, dan kemungkinan akan menarik ibu jari kaki ke belakang ketika stoking ditarik. Tekanan stoking bisa membuat kuku jari kaki tak tumbuh baik atau bahkan hammertoe (ibu jari kaki bengkok). Pilihlah stoking dari bahan berkualitas bagus. Semakin nyaman stoking, semakin nyaman juga kaki kita, sehingga kemungkinan keram bisa dihindari. Stoking ukuran all-size bukan lagi pilihan tepat, karena kaki biasanya juga berkembang.

3. SOL LEBAR SAAT HAMIL
Wanita hamil juga harus merawat kaki demi menghindari keluhan atau rasa sakit pada kaki selama hamil. Di masa hamil, tubuh mengalami perubahan dan butuh keseimbangan tubuh yang baru. Oleh karena itu, wanita hamil membutuhkan sepatu dengan sol lebar yang bisa menopang tubuh dengan nyaman, sekaligus berfungsi untuk meredam tekanan tubuh. Ingat, selama hamil, tubuh akan “membengkak” dan kaki butuh bantuan untuk menghadapi perubahan ini.

Calon ibu biasanya juga mengalami pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Bahkan bisa memburuk sampai ke radang atau iritasi. Kehamilan juga memicu pelepasan hormon yang menambah lemahnya ligamen (jaringan pengikat sendi), yang bisa memicu ketegangan otot. Jika masalah berkembang, segera temui dokter.

sumber: nova

Tips Menggunakan Minyak Wangi

  1. Eau de Parfum sebaiknya tidak langsung disemprotkan ke baju karena akan menimbulkan noda dan sulit hilang. Gunakan selalu pada kulit badan. Parfum yang disemprotkan atau digunakan ke badan akan berkembang dan menjadi makin lembut nantinya.
  2. Semprotkan atau oleskan minyak wangi di belakang telinga, leher, belakang lutut, dan belahan dada.
  3. Sebaiknya, kemasan minyak wangi disimpan ditempat yang sejuk seperti di lemari pendingin agar bertahan lebih lama dan bau serta warnanya tidak berubah.
  4. Kini minyak wangi tersedia dalam berbagai ragam aroma dan botol/kemasan aneka bentuk serta rupa. Wadah/botol yang tidak transparan akan lebih awet dibanding yang transparan, karena isinya terlindung dari sinar secara langsung.

sumber: tabloid-nova

Serba Serbi Minyak Wangi

Minyak wangi merupakan salah satu pelengkap di meja rias kita. Tak hanya wanita, pria masa kini pun tak malu-malu lagi menggunakannya. Namun yang kerap terjadi, minyak wangi yang seharusnya menebarkan aroma semerbak, menjadi sebaliknya. Masalahnya, salah dalam penggunaannya.

Tiga Macam Minyak Wangi
Eau de perfume:
Meskipun kandungan alkoholnya sedikit, tapi aroma wanginya bisa tahan cukup lama dan kuat. Cocok digunakan untuk pesta atau acara malam hari.

Eau de Toilette:
Memiliki kadar alkohol yang tinggi. Aroma wewangian ini ringan, tidak terlalu tajam, dan awet. Cocok digunakan pada setiap kesempatan.

Eau de Cologne:
Jenis wewangian yang ringan dan standar. Biasa digunakan setelah habis mandi untuk menyegarkan tubuh.

Saat mencoba minyak wangi ketika hendak membelinya, sebaiknya tidak mencoba lebih dari 2 jenis dan usahakan kulit dalam keadaan kering. Tes minyak wangi langsung pada kulit pergelangan tangan. Ini lebih baik daripada sekadar mencium wangi parfum dari kertas tester, karena wangi yang timbul bisa berbeda.

Demikian juga saat memakai, sebaiknya tidak dituang ke tangan karena harumnya minyak wangi di tangan akan masuk ke dalam botol dan mempengaruhi keharumannya.

Agar baunya tetap melekat di tubuh, gunakan parfum semprot. Selain irit, percikan minyaknya bisa menyebar ke sekelilingnya. Bisa juga teteskan atau semprotkan minyak wangi ke kapas, tempatkan di dada, dengan demikian aromanya bisa bertahan lama.

sumber: tabloid-nova

Mencegah & Mengatasi Lepuh Sepatu Baru

  • Gunakan antiperspirant pada kaki anda selama 3hari berturut-turut sebelum menggunakan sepatu baru.
    Lembab yang berasal dari keringat mengakibatkan gesekan dan hal ini menyebabkan terbentuknya lepuh.
    Antiperspirant membuat kaki tetap kering dan bebas lepuh. Manfaat ekstra: terhindar dari bau kaki:-)
  • Jika lepuh sudah terbentu, kurangi rasa sakit dengan mengkompres bagian yang lepuh dengan kapas yang telah dibasahi dengan susu dingin
  • Cara lain untuk menghindari lepuh, beri sedikit minyak pada bagian-bagian sepatu yang memungkinkan menyebabkan lepuh. Gunakan minyak khusus kulit, atau jika tidak ada bisa gunakan baby oil.
  • Rekomendasi produk:
    ORIFLAME Antiperspirant Foot Cream

    Pesan sekarang!!!