Cara Agar Kulit Halus, Cantik, Dan Sehat

Memiliki kulit halus dan sehat adalah impian bagi banyak wanita. Jika Anda tidak memiliki waktu untuk perawatan kulit, pilihan gaya hidup dapat membantu menunda proses penuaan dini kulit dan mencegah berbagai masalah kulit. Berikut adalah beberapa cara agar kulit Anda halus, cantik, dan sehat.

Dapatkan Antioksidan
Manfaat Antioksidan terbukti sangat penting sebagai pencegahan penuaan dalam perawatan kulit, pilih produk yang mengandung antioksidan kompleks, seperti teh hijau, vitamin C, dan CoQ10.

jerawat2Perlakukan Kulit Seperti Sahabat Baik
Jadi sahabat baik untuk kulit Anda, ini berarti jangan memencet jerawat. Anda bisa merusak kulit, menimbulkan bekas dan lebih banyak jerawat.

Gunakan Sunglasses
Sunglasses itu wajib untuk melindungi mata dan kulit di sekitarnya dari penuaan dini, garis-garis halus, dan kerut. Kacamata retro ukuran besar sedang tren. Manfaatkan untuk memberikan perlindungan yang lebih penuh sambil tampil trendi.

Eksfoliasi
Eksfoliasi mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit, membuat kulit kusam. Eksfoliasi menyingkap sel-sel kulit segar di bawahnya, meratakan permukaan kulit dan membuat kulit bersinar Indah. Coba campur maizena dengan air hangat. Ramuan dari bahan alamiah buatan sendiri ini dapat berperan sebagai scrub. Gunakan 2 kali seminggu.

Angkat Dengan Eksfoliasi Zat Kimia
Lakukan eksfoliasi dengan produk alpha hydroxy acid (AHA) atau beta hydroxy acid (BHA) yang diformulasikan secara baik. Anda tak perlu keduanya. AHA secara umum paling baik untuk kulit kering, kulit rusak karena sinar matahari, sementara BHA paling baik untuk kulit rentan jerawat dan blackhead. Hasilnya, Anda akan melihat kulit yang lebih halus, kulit lebih kencang, dan lebih sedikit kerut.

Lakukan Seluruh Perawatan Dasar
Lakukan perawatan kulit yang terdiri dari pembersih, pelembab, dan sunsceen, ditambah antioksidan (vitamin A, C, E) di malam hari.

Dengan melakukan keenam hal di atas secara rutin, Anda akan membuat kulit wajah Anda halus, sehat, dan bersih seperti dambaan setiap wanita.

Minum Kecukupan Air Putih
Pastikan Anda minum cukup air putih, atau Andapun bisa minum air kelapa yang menyegarkan. Air kelapa membuat Anda terhidrasi secara alamiah. Dehidrasi menyebabkan inflamasi dan penuaan. Hindari Energy Drink dan Soda.

Angkat Kotoran Dan Sel-Sel Mati
Polutan bukan hanya kotor, tapa dapat menyumbat pori dan menghambat sel-sel kulit yang lebih muda bersinar. Pertahankan keindahan kulit dengan pembersihan yang baik setiap hari.

sumber: Aura 10/XIV

Kesalahan Tak Terduga Penyebab Kerut Di Mata

Anda mungkin tidak menduga, kerut di sekitar mata bisa disebabkan karena kesalahan tak sengaja atau tak terduga. Berikut, kesalahan yang umum dilakukan dan cara mengubah kebiasaan untuk mencegah kerut baru di mata, mencegah membuat kerut bertambah atau membuat kerut lebih dalam.

mencegah-kerut-mata-1Kenakan Sunglass
Terus menerus memincingkan mata untuk mengurangi silau sinar matahari dapat menciptakan kerut diekor mata dan dahi. Tidak mengenakan kacamata, apa pun alasannya, dapat mendorong terbentuknya kerut.
Tidak percaya? lihat di cermin dan pincingkan mata seperti ketika berada di tempat yang silau. Anda mungkin melihat garis-garis yang terbentuk. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus untuk waktu yang lama, garis-garis ini akan jadi permanen. Beli sepasang kacamata hitam sebagai investasi jangka panjang dan gunakan sepanjang tahun. Begitu juga di musim salju, saat berada atau berlibur di negara 4 musim. Pada kenyataannya, sinar matahari bahkan lebih terang ketika dipantulkan salju.

Tidak Menggunakan SPF
Sinar matahari menyebabkan kulit menua. Kulit di sekitar mata yang sangat tipis membuat penuaan lebih cepat terjadi dibagian ini dibanding bagian tubuh yang lain. Jika Anda menggunakan krim mata, pilih yang mengandung SPF. Jika Anda hanya oleskan pelembab wajah, pilih pelembab yang mengandung SPF.

Tidur Tengkurap
Ketika tidur tengkurap, bagian samping wajah menempel di bantal selama berjam-jam. Terus menerus menempelkan wajah setiap malam dapat menyebabkan lipatan yang akhirnya berubah menjadi kerut. Anda mungkin pernah melihat garis tidur di pagi hari. Coba tidur telentang untuk mempertahankan kecantikan Anda. Jika sulit bertahan dengan posisi ini, letakan bantal di lutut yang membantu Anda tetap dalam posisi ini. Tak bisa membayangkan tidak tidur tengkurap? Beli bantal dengan bentuk khusus yang membuat Anda bisa tidur tengkurap sambil menyelamatkan wajah.

Menggosok Mata
Coba perhatikan apa yang Anda lakukan ketika lelah. Kemungkinan Anda menggosok mata. Ini dilakukan karena instink. Menggosok mata terasa menyenangkan ketika lelah atau ketika mata terasa gatal. Kebiasaan ini harus segera dihentikan jika Anda tak ingin tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Kulit di sekitar mata sangat tipis. Ketika di gosok akan menyebabkan kerut. Hal ini juga berlaku ketika membersih kan make up. Jangan menggosok terlalu keras. Usap pelan untuk mengangkatnya. oleskan krim mata dengan jari manis. Tepuk-tepuk krim secara perlahan. Hindari mengusap secara keras.

Tonton video Cara Mencegah Kerutan Mata ala TipsTipsKecantikan.com

sumber: Aura 10/XIV

Perawatan Wajah Sesuai Dengan Jenis Kulit Anda

Salah satu rahasia kulit sehat terawat adalah dengan rutin membersihkannya. Agar kulit anda senantiasa bersih sempurna dan terlihat segar, gunakan pembersih muka yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

tips-perawatan-wajahKulit Normal
Jenis kulit ini termasuk yang tidak bermasalah, jadi cukup cuci muka dua kali sehari. Bersihkan setiap pagi menggunakan air dingin dan pembersih wajah untuk menghilangkan kotoran dan minyak yang menempel selama Anda tidur. Setelah wajah Anda kering, oleskan pelembab, lalu taburi make-up jika ingin beraktivitas. Saat sore hari, basuh wajah dengan pembersih muka yang biasa Anda gunakan sehari-hari. Namun, jangan menscrub wajah setiap hari, karena dapat membuat muka kering.

Kulit Berminyak
Jenis kulit yang satu ini membutuhkan perawatan ekstra dalam perawatannya. Minyak dan kotoran yang menempel pada wajah bisa memperbesar pori-pori. Untuk mengatasinya, bersihkan wajah minimal dua kali sehari menggunakan pembersih muka khusus untuk kulit berminyak. Lakukan juga sebelum tidur. Untuk produk kosmetik, gunakan produk berbahan dasar air atau yang bebas minyak.

Kulit Kering
Ternyata, kulit wajah kering membutuhkan perawatan spesial. Basuh wajah saat pagi hari dengan air dingin tanpa menggunakan pembersih wajah. Kemudian, pilih pelembab yang cocok dengan jenis kulit kering sehingga dapat menjaga kulit agar tetap lembab ketika ketika Anda beraktivitas. Pada malam hari setelah pulang dari beraktivitas, bersihkan kembali wajah Anda dengan menggunakan pembersih muka. Lalu gunakan kembali pelembab.

Kulit Berjerawat
Kulit wajah jerawatan memang sangat mengganggu. Namun Anda jangan menyerah dalam perawatannya. Coba dimulai dengan memperhatikan cara yang tepat ketika mencuci muka. Jika Anda menggunakan produk scrub, usapkan dengan lembut dan perlahan, karena kalau digosok terlalu keras bisa membuat jerawat semakin meluas. Usahakan wajah bersih sempurna sebelum Anda pergi tidur.

Anda belum tau jenis kulit Anda, ini cara mudah mengenal jenis kulit wajah Anda.

sumber: Aura 10/XIV

10 Mitos Perawatan Kulit Wajah

Wajah merupakan representasi pribadi seseorang. Melalui wajah, dapat ditera pribadi seorang individu. Wajah juga tidak bisa menyembunyikan emosi seseorang. Wajah perlu dirawat bukan hanya untuk kecantikan belaka, melainkan juga untuk kecerahan dan supaya dapat mewakili jiwa pemiliknya. Namun di dalam sebuah aktivitas sering terbentuk mitos yang terkadang justru menyesatkan. Berikut 10 mitos perawatan kulit wajah yang sering terdapat di masyarakat.

  1. Terlalu sering mencuci wajah
    Wajah akan nampak bersinar jika sering dibasuh, dicuci atau disiram. Membersihkan kulit wajah menggunakan air memang bagus. Namun perlu ada batasan berapa kali maksimal membasuh kulit wajah. Karena ternyata terlalu sering mencuci wajah apalagi dengan ditambah sabun, justru berdampak kurang baik bagi wajah. Di bawah lapisan kulit wajah terluar terdapat jaringan kulit jangan yang menyimpan kelenjar minyak. Salah satu fungsi minyak adalah untuk membantu mengeliminasi kotoran dan bakteri yang menginfeksi ke dalam jaringan kulit. Selain itu minyak juga membantu melembapkan kulit serta mengurangi timbulnya keriput pada wajah. Elastisitas wajah juga cenderung terjaga oleh adanya lapis minyak ini. Ketika wajah terlalu sering dibasuh, maka kandungan minyak dapat berkurang secara signifikan bahkan sangat menipis. Bagi yang memiliki kadar minyak wajah berlebih mungkin tidak terlalu menimbulkan masalah, namun pada wajah kering, mencuci wajah secara berlebihan dapat menambah kekeringan kulit.
  2. Wajah berminyak itu tidak bagus
    Dalam kondisi berlebih, minyak wajah memang kurang baik karena dapat meningkatkan faktor timbulnya jerawat. Namun minyak wajah memiliki aneka manfaat. Pemakaian produk bebas minyak yang dianggap bagus, sebenarnya justru akan mengurangi kelembapan kulit wajah serta menjadikan wajah menjadi kering dan mudah mengalami keriput atau penuaan dini. Salah satu fungsi minyak adalah mencegah penguapan air secara berlebih serta menjaga kelembapan dan elastisitas kulit wajah sehingga wajah menjadi nampak lebih muda dan berseri.10-mitos-perawatan-kulit-wajah
  3. Pengelupasan kulit wajah meningkatkan regenerasi sel kulit mati. Memang benar, sel kulit mati perlu diregenerasi untuk didapatkan sel kulit yang baru. Secara alami, sel kulit mati akan mengelupas sendiri, tanpa harus dikelupas. Membantu sel kulit yang sudah mengelupas supaya mengelupas secara sempurna, memang akan meningkatkan indahnya tampilan wajah karena pada kondisi belum mengelupas secara sempurna, akan menimbulkan bentuk yang kurang halus. Akan tetapi melakukan pengelupasan kulit secara tidak alami ataupun secara paksa justru dapat menimbulkan pelukaan pada sel kulit wajah. Pelukaan menimbulkan infeksi termasuk salah satunya dapat memicu timbulnya jerawat. Apabila yang dikehendaki adalah mengangkat sel kulit mati yang masih tertinggal di wajah atau yang menyumbat pada sela pori kulit wajah, maka menggunakan scrub ringan yang dipadu busa lembut atau peeling menggunakan bahan berbutir lembut seperti kopi bubuk dapat dilakukan. Itupun tidak perlu terlalu keras menggosok.
  4. Mengeringkan jerawat dengan alkohol atau asam salisilat sering dianggap mempercepat penyembuhan jerawat. Hal ini justru dapat berbahaya karena kedua bahan tersebut justru dapat menimbulkan iritasi pada kulit. Akan lebih baik menggunakan produk alami untuk menyembuhkan jerawat. Air jeruk nipis dan daun papaya dapat dipakai untuk obat pengering jerawat.
  5. Merawat kulit sekitar mata dengan produk kosmetika khusus dianggap perlu. Padahal untuk daerah mata sebaiknya tidak perlu mengenakan produk perawaatan khusus. Cukup diberikan massage ringan dan diberi bahan yang bersifat dingin atau melembapkan seperti irisan mentimun dapat membantu. Pemberian air es di bawah kantung mata juga dapat menambah kesegaran mata.
  6. Satu dari 10 mitos perawatan kulit wajah yang selalu dibenarkan oleh masyarakat adalah pemakaian produk alami selalu aman bagi kulit. Tidak semua produk alami dapat dipakai dengan dosis tidak terkontrol. Beberapa bahkan tidak boleh bersentuhan dengan kulit. Daun tawas yang dapat dipakai untuk mengobati keloid, sangat berbahaya jika mengena wajah normal secara langsung karena dapat menimbulkan luka bakar pada wajah. Minyak kelapa baik untuk wajah, namun jika dioleskan secara berlebih justru dapat menimbulkan ruam kulit dan bekas merah-merah pada wajah.
  7. Produk anti penuaan hanya cocok untuk usia tua. Tentu saja perawatan mencegah penuaan dini tidak hanya boleh diaplikasikan pada usia tua. Sejak muda perlu dilakukan perawatan mencegah penuaan dini seperti anti keriput, pemberian vitamin E dan sejenisnya baik diberikan sejak usia muda.
  8. Pemutih kulit wajah menghilangkan pigmen kulit. Pendapat tersebut tidak tepat. Sebenarnya peran pemutih kulit bukan meniadakan pigmen kulit, melainkan cenderung mengurangi perubahan warna pigmen akibat paparan sinar matahari. Sehingga warna kulit akan secara optimal sesuai dengan tingkat kecerahan alami yang dimiliki oleh sifat genetika seseorang. Individu berkulit gelap tidak mungkin berubah menjadi putih hanya dengan mengenakan pemutih wajah.
  9. Tanpa make up lebih baik dibanding dengan make up. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, terkadang make up justru dapat melindungi individu dari paparan sinar ultraviolet dan dapat membantu meningkatkan kekencangan kulit, asalkan dipilih produk kosmetika yang tepat dengan kondisi wajah.
  10.  Menggunakan masker setiap hari bagus dilakukan. Pengenaan masker wajah harus ada takarannya. Karena terkadang masker tertentu dapat mengurangi kelembapan kulit, sehingga dikhawatirkan dengan setiap hari memakai masker kulit wajah menjadi kering.

Semoga tulisan 10 mitos perawatan kulit wajah ini dapat membantu memberikan informasi yang benar.

Mengenal Jerawat

Jerawat atau acne adalah suatu jenis masalah pada kulit terutama wajah, yang dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri bagi yang mengalaminya. Jerawat banyak menyerang usia remaja. Namun tidak sedikit wanita atau pria dewasa yang masih terkena jerawat. Adapun penyebab utamanya adalah kelebihan produksi minyak di bawah kulit yang dipicu dengan adanya infeksi. Kita perlu mengenal jerawat untuk dapat melakukan tindak lanjut perawatan maupun cara pencegahan jerawat.

Secara umum, jerawat merupakan infeksi yang timbul pada permukaan kulit. Jerawat timbul karena permukaan pori-pori kulit tersumbat oleh kotoran. Sebum atau minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit, dalam kondisi berlebih ditambah dengan kotoran kulit juga menimbulkan adanya sumbatan penyebab jerawat ini. Pada beberapa kasus, sumbatan disertai adanya infeksi oleh mikroorganisme atau bakteri. Infeksi bakteri akan memperparah kondisi jerawat, sehingga timbul kantung yang berisi nanah. Jerawat biasa tidak terlalu menimbulkan rasa sakit, dapat lebih mudah diatasi. Dengan menggunakan scrub atau butiran pengangkat kotoran wajah, jerawat biasa dapat diangkat. Namun pada jerawat infeksi, rasa sakit akibat adanya pembengkakan disertai nanah sangat terasa. Jerawat infeksi ini juga menimbulkan ruam di sekitar lokasi jerawat. Pada jerawat infeksi, biasanya timbul bekas luka akibat jerawat yang semakin membuat individu yang terkena jerawat semakin merasa tidak percaya diri.

Terdapat berbagai jenis jerawat yang dapat menyerang kulit. Kita perlu mengenal jerawat jenis manakah yang perlu mendapatkan perhatian serius dan butuh penanganan seorang ahli kulit. Jenis jerawat yang banyak dijumpai adalah jerawat klasik atau jerawat biasa. Jerawat klasik ini muncul akibat produksi minyak berlebih, ditambah dengan kurangnya kebersihan sehingga menimbulkan adanya sumbatan pada pori-pori wajah yang menimbulkan infeksi ringan. Jerawat klasik relatif mudah diatasi, antara lain dengan menggunakan produk anti jerawat baik yang kimiawi maupun herbal atau alami. Perawatan untuk mencegah jerawat biasa dapat menggunakan berbagai jenis ramuan alami. Antara lain jamu rimpang seperti kunyit, kencur dan temu lawak yang dikonsumsi secara teratur minimal sehari dua kali. Kebersihan kulit wajah menjadi faktor utama untuk mencegah timbulnya jerawat.

Jenis jerawat berikutnya adalah jerawat batu (Cyst acne). Jerawat batu ini memiliki tingkat peradangan yang relatif berat. Jika pada jerawat biasa, tonjolan hanya satu pada suatu lokasi tertentu, pada jerawat batu, jerawat dapat timbul hampir di seluruh permukaan wajah ataupun menggerombol pada bagian permukaan wajah. Jerawat batu ditimbulkan oleh adanya infeksi pada wajah. Infeksi berat menimbulkan adanya nanah bercampur darah. Selain itu, pada penderita jerawat batu umumnya memiliki kulit wajah yang cenderung berminyak. Sekresi minyak atau sebum yang berlebih menimbulkan sumbatan berat pada pori kulit. Penderita jerawat batu pada umumnya memiliki riwayat jerawat batu di dalam keluarganya. Jadi dapat dikatakan bahwa faktor genetika merupakan salah satu pemicu timbulnya jerawat batu. Pada jerawat batu yang parah, harus ditangani oleh dokter ahli kulit. Pengobatan jerawat menggunakan antibiotik topical dapat membantu mengurangi radang dan infeksi penyebabnya. Namun penderita juga harus menjaga kebersihan kulitnya. Paparan debu ataupun kotoran yang mengena di wajah dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi jerawat yang baru. Pemilik jerawat batu biasanya menjadi takut terpapar oleh kotoran dan debu apalagi ketika berkendaraan di jalan raya. Mereka disarankan untuk mengenakan masker atau penutup wajah supaya tidak terpapar secara langsung dengan cemaran dari luar.

Jerawat batu biasanya akan sembuh dengan sendirinya ketika usia semakin tinggi atau sudah memasuki umur 30an tahun. Pada penderita jerawat batu yang berjenis kelamin wanita, biasanya jerawat mulai muncul ketika remaja sudah memasuki menarche atau mengalami menstruasi yang pertama. Sedangkan pada remaja pria, jerawat batu sebagian besar muncul setelah lebih kurang satu sampai dua tahun setelah remaja mengalami mimpi basah pertama kali. Untuk pasien putri, penanganan dan pengobatan jerawat batu relatif lebih cepat karena remaja putri memiliki kecenderungan untuk telaten di dalam melakukan terapi atau pengobatan apalagi jika berhubungan dengan penampilan. Adapun remaja pria selain sering memiliki kecenderungan malas merawat wajah karena dianggap kurang penting, juga terkadang malu jika harus perawatan wajah. Perasaan takut jika dianggap genit seperti wanita menjadi penghambat proses penyembuhan dan pencegahan jerawat pada pria.

Jenis jerawat lainnya adalah komedo. Komedo merupakan jenis jerawat yang paling ringan dan lebih mudah diatasi serta dicegah. Komedo timbul disebabkan konsentrasi minyak atau sebum yang diikuti dengan penyumbatan kotoran pada permukaan kulit. Komedo berpotensi menimbulkan jerawat jika terkena infeksi bakteri. Komedo mudah dbersihkan, kotoran dapat langsung keluar apabila dibersihkan dengan benar. Pencegahan komedo antara lain dengan sering membersihkan wajah setelah bepergian ataupun sebelum tidur. Menggunakan sabun khusus untuk mengangkat kotoran pada pori-pori kulit wajah juga dapat membantu mengurangi resiko timbulnya komedo pada wajah. Komedo paling banyak timbul di area T atau sekitar hidung, pipi dan juga pada dagu. Dengan mengenal jerawat, maka masalah kulit wajah dapat lebih mudah teratasi.

HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan

Sering kita baca, selama kehamilan sebaiknya tidak menggunakan kosmetik. Padahal… asalkan tahu mana kosmetik yang aman dan mana berbahaya, menggunakan kosmetik selama kehamilan menjadi menyenangkan:-)

Jerawat, seringkali muncul pada saat kehamilan. Hal ini sangat wajar, karena selama kehamilan terjadi perubahan hormon. Selalu konsultasikan obat jerawat yang Anda gunakan dengan dokter Anda. Atau jika Anda ke dokter spesialis kulit, informasikan kehamilan Anda.

Umumnya, selama kehamilan penggunaan obat jerawat yang berbasis Retinol atau Retinoid harus dihindari. Apa sebabnya?

Silahkan baca kutipan artikel di bawah ini! Continue reading “HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan”

Tampak Lebih Cantik Ketika TIDUR

Kulit secara alamiah memperbaharui diri di malam hari. Maksimalkan khasiat ini dengan perawatan malam hari, sehingga Anda bisa bangun lebih cantik keesokannya.

Body Wash untuk Tidur Cantik

Mandi air hangat dan gunakan pembersih badan yang mengandung aroma lavender yang menenangkan untuk memicu kantuk. Semakin baik istirahat di malam hari, Anda akan semakin cantik pada keesokan harinya. Continue reading “Tampak Lebih Cantik Ketika TIDUR”

Tips Kecantikan Wajah

Secara umum baik wanita mau pun pria harus menjaga kulitnya dari berbagai gangguan. Tindakan yang patut dilakukan adalah berikut ini:

• Cuci tangan yang bersih sebelum menyentuh wajah Anda
• Lakukan cleansing kulit wajah pada pagi dan malam hari: Perlu dilakukan di malam hari – meski Anda tidak ber-makeup, karena wajah mudah dinodai oleh polusi. Perlu pula dilakukan pada pagi hari, karena kulit Anda mengeluarkan lemak dan kotoran pada malam hari
• Di malam hari, Continue reading “Tips Kecantikan Wajah”

Bengkuang aka Jícama

Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa dimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit. Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis ini termasuk dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Di tempat asalnya, tumbuhan ini dikenal sebagai xicama atau jícama.

Licorice aka Liquorice

Nama liquorice berasal dari bahasa Yunani kuno yang artinya “akar manis”. Tanaman akar manis ini merupakan tanaman sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia.

Licorice memiliki beberapa sifat yang berguna untuk aplikasi kosmetik, yaitu:
Pemutih kulit atau kemampuan untuk menghambat melanogenesis
Anti-inflamasi
Antioksidan

Glabridin, senyawa utama dalam fraksi hidrofobik ekstrak licorice dikenal dengan kemampuannya sebagai anti-inflamasi dan pemutih kulit. Glycyrrhizin dan asam glychrrhetinic juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi. Fraksi yang mengandung flavonoid glabridin hidrofobik dan lainnya dikenal memiliki efek penghambatan pada melanogenesis. Beberapa peneliti telah menetapkan bahwa efek ini mungkin karena kemampuan konstituen untuk menghambat aktivitas tirosinase.