Mengenal Jerawat

Jerawat atau acne adalah suatu jenis masalah pada kulit terutama wajah, yang dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri bagi yang mengalaminya. Jerawat banyak menyerang usia remaja. Namun tidak sedikit wanita atau pria dewasa yang masih terkena jerawat. Adapun penyebab utamanya adalah kelebihan produksi minyak di bawah kulit yang dipicu dengan adanya infeksi. Kita perlu mengenal jerawat untuk dapat melakukan tindak lanjut perawatan maupun cara pencegahan jerawat.

Secara umum, jerawat merupakan infeksi yang timbul pada permukaan kulit. Jerawat timbul karena permukaan pori-pori kulit tersumbat oleh kotoran. Sebum atau minyak yang dihasilkan oleh kelenjar minyak kulit, dalam kondisi berlebih ditambah dengan kotoran kulit juga menimbulkan adanya sumbatan penyebab jerawat ini. Pada beberapa kasus, sumbatan disertai adanya infeksi oleh mikroorganisme atau bakteri. Infeksi bakteri akan memperparah kondisi jerawat, sehingga timbul kantung yang berisi nanah. Jerawat biasa tidak terlalu menimbulkan rasa sakit, dapat lebih mudah diatasi. Dengan menggunakan scrub atau butiran pengangkat kotoran wajah, jerawat biasa dapat diangkat. Namun pada jerawat infeksi, rasa sakit akibat adanya pembengkakan disertai nanah sangat terasa. Jerawat infeksi ini juga menimbulkan ruam di sekitar lokasi jerawat. Pada jerawat infeksi, biasanya timbul bekas luka akibat jerawat yang semakin membuat individu yang terkena jerawat semakin merasa tidak percaya diri.

Terdapat berbagai jenis jerawat yang dapat menyerang kulit. Kita perlu mengenal jerawat jenis manakah yang perlu mendapatkan perhatian serius dan butuh penanganan seorang ahli kulit. Jenis jerawat yang banyak dijumpai adalah jerawat klasik atau jerawat biasa. Jerawat klasik ini muncul akibat produksi minyak berlebih, ditambah dengan kurangnya kebersihan sehingga menimbulkan adanya sumbatan pada pori-pori wajah yang menimbulkan infeksi ringan. Jerawat klasik relatif mudah diatasi, antara lain dengan menggunakan produk anti jerawat baik yang kimiawi maupun herbal atau alami. Perawatan untuk mencegah jerawat biasa dapat menggunakan berbagai jenis ramuan alami. Antara lain jamu rimpang seperti kunyit, kencur dan temu lawak yang dikonsumsi secara teratur minimal sehari dua kali. Kebersihan kulit wajah menjadi faktor utama untuk mencegah timbulnya jerawat.

Jenis jerawat berikutnya adalah jerawat batu (Cyst acne). Jerawat batu ini memiliki tingkat peradangan yang relatif berat. Jika pada jerawat biasa, tonjolan hanya satu pada suatu lokasi tertentu, pada jerawat batu, jerawat dapat timbul hampir di seluruh permukaan wajah ataupun menggerombol pada bagian permukaan wajah. Jerawat batu ditimbulkan oleh adanya infeksi pada wajah. Infeksi berat menimbulkan adanya nanah bercampur darah. Selain itu, pada penderita jerawat batu umumnya memiliki kulit wajah yang cenderung berminyak. Sekresi minyak atau sebum yang berlebih menimbulkan sumbatan berat pada pori kulit. Penderita jerawat batu pada umumnya memiliki riwayat jerawat batu di dalam keluarganya. Jadi dapat dikatakan bahwa faktor genetika merupakan salah satu pemicu timbulnya jerawat batu. Pada jerawat batu yang parah, harus ditangani oleh dokter ahli kulit. Pengobatan jerawat menggunakan antibiotik topical dapat membantu mengurangi radang dan infeksi penyebabnya. Namun penderita juga harus menjaga kebersihan kulitnya. Paparan debu ataupun kotoran yang mengena di wajah dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi jerawat yang baru. Pemilik jerawat batu biasanya menjadi takut terpapar oleh kotoran dan debu apalagi ketika berkendaraan di jalan raya. Mereka disarankan untuk mengenakan masker atau penutup wajah supaya tidak terpapar secara langsung dengan cemaran dari luar.

Jerawat batu biasanya akan sembuh dengan sendirinya ketika usia semakin tinggi atau sudah memasuki umur 30an tahun. Pada penderita jerawat batu yang berjenis kelamin wanita, biasanya jerawat mulai muncul ketika remaja sudah memasuki menarche atau mengalami menstruasi yang pertama. Sedangkan pada remaja pria, jerawat batu sebagian besar muncul setelah lebih kurang satu sampai dua tahun setelah remaja mengalami mimpi basah pertama kali. Untuk pasien putri, penanganan dan pengobatan jerawat batu relatif lebih cepat karena remaja putri memiliki kecenderungan untuk telaten di dalam melakukan terapi atau pengobatan apalagi jika berhubungan dengan penampilan. Adapun remaja pria selain sering memiliki kecenderungan malas merawat wajah karena dianggap kurang penting, juga terkadang malu jika harus perawatan wajah. Perasaan takut jika dianggap genit seperti wanita menjadi penghambat proses penyembuhan dan pencegahan jerawat pada pria.

Jenis jerawat lainnya adalah komedo. Komedo merupakan jenis jerawat yang paling ringan dan lebih mudah diatasi serta dicegah. Komedo timbul disebabkan konsentrasi minyak atau sebum yang diikuti dengan penyumbatan kotoran pada permukaan kulit. Komedo berpotensi menimbulkan jerawat jika terkena infeksi bakteri. Komedo mudah dbersihkan, kotoran dapat langsung keluar apabila dibersihkan dengan benar. Pencegahan komedo antara lain dengan sering membersihkan wajah setelah bepergian ataupun sebelum tidur. Menggunakan sabun khusus untuk mengangkat kotoran pada pori-pori kulit wajah juga dapat membantu mengurangi resiko timbulnya komedo pada wajah. Komedo paling banyak timbul di area T atau sekitar hidung, pipi dan juga pada dagu. Dengan mengenal jerawat, maka masalah kulit wajah dapat lebih mudah teratasi.

2 Replies to “Mengenal Jerawat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *