Garis Halus di Sekitar Mata

Kebiasaan yang mempercepat timbulnya garis halus di sekitar mata:
1. Merokok
2. Kebiasaan mengerutkan wajah

Kehilangan kelembaban lewat kulit adalah penyebab utama garis-garis halus di sekitar mata. Sekali dehidrasi, kulit tidak akan menjadi pelindung yang baik terhadap lingkungan luar, kulit jadi kusam, mengerut, dan menjadi iritasi.

Solusi:

  1. Oleskan sunscreen khusus untuk daerah sekitar mata, dan oleskan ulang tiap beberapa jam
  2. Rawat mata secara Halus. Saat mengoleskan concealer, tepuk-tepuk krim secara ringan dengan menggunakan jari manis. Panas dari jari akan membantu melumerkan produk ke dalam kulit.
  3. Jangan mengoleskan krim terlalu banyak. Kelembaban berlebihan akan menyebabkan mata sembab
  4. Lindungi mata dengan menggunakan sunglasses

HINDARI!!! Penggunaan Obat Jerawat selama kehamilan

Sering kita baca, selama kehamilan sebaiknya tidak menggunakan kosmetik. Padahal… asalkan tahu mana kosmetik yang aman dan mana berbahaya, menggunakan kosmetik selama kehamilan menjadi menyenangkan:-)

Jerawat, seringkali muncul pada saat kehamilan. Hal ini sangat wajar, karena selama kehamilan terjadi perubahan hormon. Selalu konsultasikan obat jerawat yang Anda gunakan dengan dokter Anda. Atau jika Anda ke dokter spesialis kulit, informasikan kehamilan Anda.

Umumnya, selama kehamilan penggunaan obat jerawat yang berbasis Retinol atau Retinoid harus dihindari. Apa sebabnya?

Silahkan baca kutipan artikel di bawah ini!


Ada dua penyebab utama mengapa wanita hamil harus membatasi penggunaan vitamin A. Pertama, kebiasaan mengkonsumsi hati (liver) secara rutin. Hati binatang mengandung banyak vitamin A (animal form), yang dikenal dengan nama Retinol. Kedua, penggunaan obat jerawat selama kehamilan. Beberapa obat jerawat mengandung Vitamin A sintetis.

Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan terjadi masalah dengan penggunaan retinol dosis tinggi (animal form) selama kehamilan. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh the New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengkonsumsi retinol dosis tinggi secara rutin meningkatkan kemungkinan memiliki bayi cacat. Ambang batas bahaya kelebihan dosis harian 10.000iu, meningkatkan kemungkinan 1 banding 57 memiliki bayi dengan cacat bawaan.

Yang menarik, penelitian ini didukung oleh fakta bahwa beta-carotene (plant form) adalah alternatif pengganti sumber Vitamin A. Jelas bahwa retinoid (animal form) dan bukan carotenoid (plant form) yang menyebabkan cacat bawaan. Beta-carotene dosis tinggi tidak meningkatkan jumlah Vitamin A dalam tubuh sehingga tidak menyebabkan cacat pada janin.

sumber: www.marilynglenville.com


Jika Anda hamil atau sedang berusaha untuk hamil, hentikan konsumsi Asam Retionat (Retionic acid) untuk mengobati jerawat. Jika Anda terus mengkonsumsi obat yang mengandung Retionic Acid, bayi anda memiliki 35% kemungkinan mendapatkan cacat bawaan. Cukup sulit untuk menentukan kapan Anda hamil, tapi masa konsepsi biasanya terjadi 2minggu setelah hari pertama haid terakhir. Para ahli menyatakan bahwa Retionic Acid dapat berada dalam tubuh untuk waktu yang lebih lama, dapat menyebabkan kerusakan pada janin berminggu-minggu setelah ibu meminum obat.

sumber: www.babycenter.co.uk


Dikutip dan diterjemahkan bebas

Produk Pemutih Bahaya Gak?

Semakin banyak kosmetik dijual di pasaran. Dari yang iklannya lalu lalang di TV, koran, ato billboard. Tapi ada juga yang dijual tanpa merk… ato malah selundupan

Dari mana kita tau itu produk aman ato enggak… kalo noreg.BP POM udah gak bisa dijadiin patokan… Jadi konsumen sekarang harus beneran jeli dech…

Banyak produk pemutih yang dijual di pasaran… Yang berbahaya, sampe yang natural…

Yuk cari tau mana yang bahaya…
Produk pemutih yang mengandung merkuri SUDAH PASTI berbahaya. Sayangnya banyak produsen yang gak mencantumkan
ingredients di kemasan. Tapi bisa dilihat, salah satu ciri produk yang mengandung merkuri biasanya agak mengkilap

Produk pemutih lain, Hidroquinon
Penggunaan produk dengan hidroquinon biasanya oke dalam jumlah tertentu. Biasanya yang aman itu mengandung hidroquinon 2%
sedang penggunaan hidroquinon 10% harus di bawah pengawasan dokter. Produk yang mengandug hidroquinon tidak tahan terhadap
sinar matahari. Jika terlalu lama terekspos, produk yang mengandung hidroquinon akan berubah warna.

Produk pemutih alami biasanya mengandung licorice, ekstrak bengkuang, dll.

Yang perlu dketahui, orang dengan kulit berminyak sebaiknya tidak menggunakan produk yang mengandung pemutih, karena dapat menyebabkan jerawat.
Penggunaan produk yang mengandung pemutih akan mendpatkan maksimal jika digunakan selama 4-6minggu. Setelah jangka waktu tersebut, sebaiknya hentikan dulu penggunaan produk, ganti dengan produk yang tidak mengandung pemutih.

Ragam Bedak

Bedak adalah sahabat sejati wanita. Tetapi, tak semua jenis bedak cocok untuk setiap jenis kulit. Kenali jenis-jenis bedak, plus seluk-baluk pemakaiannya.

1. Loose Powder
Dikenal sebagai bedak tabur, dalam bentuk bubuk yang halus. Dikenakan setelah alas bedak.
Kelebihan : Mudah menyerap minyak diwajah dan menutupi pori-pori wajah lebih sempurna.
Kekurangan : Mudah tumpah, kurang praktis. Maksimal penggunaan dua tahun.

2. Compact Powder
Bentuknya sangat padat, digunakan setelah pemakaian alas bedak
Kelebihan : Cepat menyerap sekaligus mengurangi minyak. Bentuknya beragam, tidak mudah tumpah hingga praktis dibawa kemana-mana.
Kekurangan : Bila dipulas berulang-ulang akan membuat wajah terlihat seperti memakai topeng. Sebaiknya pulaskan tipis-tipis saja. Bisa dipakai hingga 15 bulan.

3. Shimmering Powder
Bentuknya bubuk, berwarna, dan berglitter. Digunakan sebagai sentuhan akhir selesai berhias. Bedak jenis ini bisa dipulaskan di punggung, leher, lengan jika Anda memakai pakaian terbuka.
Kelebihan : Wajah dan tubuh tampak berkilau dan bercahaya. Tersedia dalam aneka warna, dapat disesuaikan dengan tema tata rias.
Kekurangan : Hanya bisa dipakai pada acara-acara khusus. Penggunaan maksimal 15 bulan

4. Meteorite Powder
Bentuknya bulat kecil berwarna-warni. Digunakan setelah bermake-up sebagai sentuhan akhir. Dipakai dengan memakai kuas besar, bukan dengan spons. Sapukan keseluruh wajah.
Kelebihan : Wajah terlihat lebih bercahaya dan segar.
Kekurangan : Harganya sangat mahal, karena belum banyak produsen yang mengeluarkan produk seperti ini.

5. Two way cake Powder
Bentuknya mirip compact powder, tapi memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai bedak sekaligus foundation. Digunakan setelah memakai pelembab dengan memakai spons kering bila ingin digunakan sebagai bedak, dan digunakan memakai spons basah jika ingin digunakan sebagai foundation.
Kelebihan : Sangat praktis karena sekaligus berfungsi sebagai alas bedak, menutup dan menyerap minyak.
Kekurangan : Warna-warnanya sangat terbatas dan tidak mampu menutupi flek hitam di wajah sehingga wajah tidak terlihat sempurna. Masa pemakaian 1 tahun.

TIPS:
* Pilih bedak sesuai warna kulit. Caranya, bubuhkan sedikit dipunggung tangan. Bila terlihat samar artinya cocok dengan kulit anda
* Pilih setingkat lebih terang dari warna kulit muka.
* Bubuhkan bedak beberapa menit setelah bedak mengering sehingga hasil riasan lebih sempurna.
* Cuci kuas bedak seminggu sekali, buang dan ganti puff bedak bila sudah terlihat kotor

Sumber: Nova

Pelembab Yang Pas Buat Jenis Kulit

Untuk menjaga agar kulit wajah Anda senantiasa lembut dan sehat, Anda perlu memulaskan pelembab yang tepat. Salah pelembab, akan membuat perawatan wajah menjadi tak maksimal. Agar Anda tak salah memilih, berikut kami sajikan beberapa tips untuk memilih pelembab yang sesuai dengan kulit.

1. Kulit yang terlihat mengkilap
Hal ini menandakan kulit yang termasuk jenis berminyak. Karena kilap yang timbul adalah hasil dari kerja sebum (kelenjar) minyak yang berlebih. Jika kulit Anda berminyak dan Anda tinggal di daerah yang beriklim panas, maka Anda boleh saja untuk tidak menggunakan pelembab pada kulit. Sebab sebum tersebut sudah cukup untuk menjaga kelembaban dan kelenturan kulit. Menggunakan pelembab biasa justru membuat kulit nampak semakin berminyak dan akibatnya adalah terjadinya penyumbatan pori-pori.

Jika kulit Anda berminyak dan tinggal di daerah dingin (maupun sering berada di ruangan berAC), kemungkinan kulit Anda akan sedikit kelihatan kering di beberapa bagian. Misalnya di sisi hidung dan bawah dagu serta seputar garis rambut. Gunakanlah pelembab hanya pada bagian yang terasa kering dan gunakan pelembab tanpa minyak (oil-free)

2. Kulit berjerawat
Jika Anda menggunakan pelembab dan tiba-tiba berjerawat, kemungkinan pelembab yang Anda gunakan terlalu berat untuk jenis kulit Anda. Cobalah ganti pelembab ke pelembab yang lain dengan tekstur yang lebih ringan. Misalnya Anda menggunakan pelembab dalam bentuk krim, Nah, gantilah pelembab dalam bentuk lotion maupun gel. Yang harus diperhatikan ketika kulit menjadi berjerawat, jangan meninggalkan pelembab sama sekali. Karena kemungkinannya kulit menjadi kering akibat penggunaan obat anti jerawat. Gunakanlah pelembab tekstur ringan dan bebas minyak hanya pada bagian yang terasa kering.

Selain mengganti tekstur pelembab, cermati pula labelnya. Jika label tercantum “water based” berarti produk pelembab tersebut menggunakan air sebagai bahan dasarnya dan bukan minyak. Itu artinya sesuai dengan kulit berjerawat. Kalimat lain yang patut dicermati dikemasan adalah “Non Comedogenic” yang artinya bahwa produk tersebut sangat kecil untuk menutup pori-pori.

3. Kulit selalu kering
Jika kulit selalu terasa kering dan bahkan terasa perih dan ketat, maka kemungkinannya pelembab yang Anda gunakan tidak cukup mengandung bahan pelembab, atau tidak cukup mengganti kadar air yang hilang dari kulit. Ganti pelembab dengan pelembab yang lain yang teksturnya lebih berat, seperti krim. Jika masih terasa kering, di malam hari barengi dengan penggunaan krim dengan pelembab dalam bentuk serum. Sekali lagi jika Anda berada di daerah panas, kemungkinan pelembab lotion pun sudah cukup hanya gunakanlah dalam frekwensi yang lebih sering dan pilih yang khusus untuk kulit kering.

Cermati kekeringan kulit Anda. Jika kekeringan tersebut tidak hilang dengan pelembab biasa, malahan disertainya mengelupasnya kulit yang menyerupai sisik dan warna kemerahan, kemungkinan tersebut adalah sejenis penyakit kulit yang disebut dengan psoriasis. Hal ini tidak bisa diatasi dengan pelembab biasa. malahan pelembab biasa akan membuat kondisi semakin parah. Konsultasikan ke dokter untuk mengatasinya.

4. Kulit yang sensitif
Jika kulit menjadi kering disertai dengan rasa panas maupun bercak kemerahan, maka itu salah satu tanda dari reaksi alergi yang timbul pada kulit. Hal ini biasanya terjadi pada kulit jenis sensitif (peka). Kulit sensitif dapat menderita reaksi alergi hampir pada semua bahan yang terdapat pada pelembab. Misalnya bahan pewangi, pewarna, pengawet dan sebagainya.

Untuk itu pilihlah pelembab yang dikhususkan untuk kulit sensitif. Selain bahan-bahan tersebut, kandungan pelembab yang juga banyak menyebabkan terjadinya
reaksi alergi adalah bahan tabir surya seperti PABA, avobenzone maupun cinnamates. Jika Anda ingin melindungi dari pengaruh buruk matahari tetapi sekaligis melindungi kulit dari kemungkinan timbulnya reaksi alergi, pilihlah tabir surya dengan label bertanda PABA free. Atau tabir surya yang mengandung bahan yang kecil kemungkinan alerginya seperti titanium dioxide dan zinc oxide.

Alternatif lain adalah menggunakan pelembab yang sekaligus mengandung bahan tabir surya, sehingga Anda tidak menggunakan terlalu banyak produk pada kulit wajah, semakin sedikit bahan yang Anda gunakan pada kulit wajah, semakin baik.

sumber: astaga.com